PRESS CONFERENCE PEMUSNAHAN BARANG KENA CUKAI ILEGAL

posted in: KEGIATAN, Uncategorized | 0

BEA CUKAI SIDOARJO MUSNAHKAN HAMPIR ± 12 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL HASIL PENINDAKAN DI BIDANG CUKAI

Sidoarjo, 10 April 2019 – Pada hari ini, Rabu tanggal 10 April 2019 Kantor Bea Cukai Sidoarjo telah melakukan kegiatan pemusnahan Barang Hasil Penindakan periode Mei – Desember 2018 berupa Barang Kena Cukai (BKC) dengan rincian : 11.915.200 batang rokok, 42 botol (48,75 liter) MMEA ilegal, dan 50 botol (3 liter) HPTL (Cairan EET/ Liquid Vape) dengan perkiraan nilai barang sekitar Rp 8 milyar dan potensi nilai cukai sekitar Rp. 4,4 milyar.

Pelaksanaan pemusnahan ini sebagai tindak lanjut atas persetujuan pemusnahan/penghapusan BMN eks. Hasil Penindakan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Nomor S-111/MK.6/KN.5/2019 tanggal 14 Maret 2019 dan Nomor S-112/MK.6/KN.5/2019 tanggal 15 Maret 2019.

Hadir dalam kegiatan ini Kabid P2 mewakili Kakanwil BC Jatim I, Komandan POMAL Juanda, Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Polres Sidoarjo, Kabag Perekonomian Pemkab Sidoarjo dan KPKNL Sidoarjo .

Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo Nur Rusydi dalam Press Conference menyampaikan bahwa Bea Cukai Sidoarjo akan terus melakukan peningkatan pengawasan dan penindakan terhadap BKC ilegal yang kedapatan beredar di wilayah pengawasan Bea Cukai Sidoarjo, sejalan dengan motto “Tulus Melayani dan Fokus Mengawasi”, dimaksudkan sebagai komitmen untuk memberikan layanan dengan hati, fokus serta menyeluruh dalam mengawasi, guna mengamankan hak penerimaan keuangan negara, menekan peredaran rokok ilegal, sekaligus menjaga iklim usaha dan industri tetap kondusif.

Sinergi menjadi kunci utama dalam melakukan upaya secara komprehensif untuk mencapai keberhasilan yang optimal, sehingga peran dan dukungan dari stakeholder serta instansi terkait, seperti TNI, Kepolisian, Kejaksaan, DJKN dan Pemerintah Kabupaten/Kota serta masyarakat, menjadi komponen yang sangat penting.

Upaya menekan peredaran rokok ilegal pasti memberikan dampak positif terhadap penerimaan negara dari sektor cukai, sehingga realisasi penerimaan Bea Cukai Sidoarjo tahun 2018 total penerimaan sebesar Rp. 3.314.943.982.783,00 atau 102,92% dari target yang telah ditetapkan Rp. 3.220.763.000.000,00 .

Harapan ke depan, pelaku usaha dan masyarakat lebih memahami dan menaati ketentuan perundangan yang berlaku, sehingga peneriman negara dari cukai untuk menyokong pembangunan nasional tercapai, iklim usaha dan industri lebih kondusif dan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun daerah tepat sasaran dan optimal.

Leave a Reply